Reality Magazines – Honda Motor mengumumkan rencana penangguhan sementara produksi kendaraan di China mulai akhir Desember 2025. Keputusan ini diambil akibat krisis pasokan chip semikonduktor yang kembali mengganggu proses manufaktur. Penangguhan tersebut akan berlangsung di pabrik usaha patungan GAC Honda. Langkah ini menjadi perhatian besar karena China merupakan pasar dan basis produksi strategis bagi Honda. Perusahaan menilai kondisi pasokan chip belum cukup stabil untuk menjaga kelangsungan produksi normal. Situasi ini menunjukkan bahwa krisis semikonduktor global masih memberi dampak nyata pada industri otomotif.
“Baca Juga: Valve Resmi Hentikan Produksi Steam Deck LCD”
Tiga Pabrik GAC Honda Berhenti Produksi Selama Lima Hari
Menurut laporan Investing Live yang dikutip media otomotif internasional, tiga pabrik GAC Honda di China akan menghentikan produksi sepenuhnya. Penangguhan dijadwalkan berlangsung mulai 29 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Selama periode tersebut, seluruh aktivitas manufaktur kendaraan akan dihentikan sementara. Honda menegaskan kebijakan ini mencakup semua lini produksi di fasilitas terkait. Langkah ini bersifat preventif untuk menyesuaikan ketersediaan komponen penting. Perusahaan menilai produksi tidak dapat berjalan optimal tanpa pasokan chip yang memadai.
Krisis Semikonduktor Kembali Ganggu Rantai Pasok Honda
Honda menyatakan bahwa kekurangan semikonduktor menjadi alasan utama penghentian produksi tersebut. Sebelumnya, perusahaan sempat melihat tanda-tanda perbaikan dalam pasokan chip global. Namun, kondisi terbaru menunjukkan ketersediaan masih belum mencukupi. Krisis ini berdampak langsung pada perencanaan produksi jangka pendek. Semikonduktor memegang peran penting dalam kendaraan modern, termasuk sistem mesin dan fitur keselamatan. Ketergantungan tinggi terhadap chip membuat produsen otomotif sangat rentan terhadap gangguan pasokan. Honda mengakui tantangan ini masih sulit diatasi sepenuhnya.
Dampak Signifikan Mengingat Peran China dalam Produksi Honda
China menyumbang porsi besar dalam produksi global Honda. Pada tahun 2024, Honda memproduksi sekitar 816.597 kendaraan di China. Angka tersebut setara dengan sekitar 22 persen dari total produksi global perusahaan. Selain itu, penjualan Honda di China mencapai lebih dari 850.000 unit pada periode yang sama. Data ini menegaskan pentingnya pasar China bagi kelangsungan bisnis Honda. Penangguhan produksi, meski sementara, tetap berpotensi memengaruhi target penjualan. Kondisi ini juga mencerminkan tantangan industri otomotif di pasar terbesar dunia.
“Baca Juga: Kenny Austin Sarankan Amanda Manopo Kurangi Kerja Saat Hamil”
Penyesuaian Produksi Juga Terjadi di Jepang
Selain China, Honda juga berencana melakukan jeda produksi singkat di Jepang. Perusahaan menyatakan pabrik domestiknya akan menghentikan produksi pada 5 dan 6 Januari 2026. Penyesuaian ini menunjukkan dampak krisis chip bersifat global. Honda menilai langkah tersebut perlu untuk menjaga keseimbangan rantai pasok. Meskipun sempat optimistis produksi akan pulih sejak November, realisasi belum sepenuhnya tercapai. Ke depan, Honda diperkirakan akan terus memantau kondisi pasokan semikonduktor. Perusahaan juga diharapkan memperkuat strategi mitigasi untuk menghadapi ketidakpastian rantai pasok global.




Leave a Reply