Reality Magazines – POCO dikabarkan tengah menyiapkan dua smartphone kelas menengah terbarunya, yaitu POCO X8 Pro dan POCO X8 Pro Max. Kedua perangkat ini sudah terpantau mengantongi sejumlah sertifikasi resmi. Bahkan, varian POCO X8 Pro disebut sempat muncul di database Geekbench. Kemunculan tersebut menguatkan indikasi bahwa peluncuran resminya sudah semakin dekat. Seperti pola yang kerap terjadi sebelumnya, kedua perangkat ini digadang-gadang merupakan versi rebranding dari lini Redmi. Model yang dimaksud adalah Redmi Turbo 5 dan Redmi Turbo 5 Max. Strategi rebranding ini lazim dilakukan Xiaomi Group untuk pasar global. POCO biasanya memosisikan ulang produk Redmi dengan penyesuaian nama dan pemasaran. Dengan spesifikasi yang mulai terungkap, POCO X8 Series diprediksi menyasar segmen menengah premium. Fokus utamanya adalah performa tinggi, layar berkualitas, serta baterai besar. Kehadiran dua varian sekaligus juga memberi pilihan bagi konsumen dengan kebutuhan berbeda.
“Baca Juga: Tiga Wearable AI Tengah Disiapkan Apple”
POCO X8 Pro Max Usung Dimensity 9500s dan Layar OLED 6,83 Inci
POCO X8 Pro Max diposisikan sebagai varian tertinggi dalam seri ini. Smartphone tersebut disebut akan ditenagai SoC MediaTek Dimensity 9500s. Chipset ini dikombinasikan dengan RAM LPDDR5x Ultra dan penyimpanan UFS 4.1. Konfigurasi tersebut ditujukan untuk memberikan performa tinggi serta kecepatan baca tulis yang sangat cepat. Dari sisi layar, POCO X8 Pro Max menggunakan panel OLED berukuran 6,83 inci. Resolusinya 1.5K dengan refresh rate 120Hz. Tingkat kecerahan diklaim mampu mencapai 2.000 nits pada mode high brightness. Panel ini juga mendukung PWM Dimming 3.840Hz untuk kenyamanan mata. Sensor sidik jari sudah menggunakan teknologi ultrasonik di dalam layar. Kombinasi ini menunjukkan bahwa POCO X8 Pro Max dirancang mendekati kelas flagship. Spesifikasi layar dan performanya menjadi nilai jual utama perangkat ini.
Kamera 50MP dan Baterai 8.500mAh Jadi Andalan X8 Pro Max
Di sektor kamera, POCO X8 Pro Max dibekali sensor utama 50MP Light Hunter 600. Kamera tersebut ditemani lensa ultrawide 8MP untuk kebutuhan foto sudut lebar. Sementara itu, kamera depan disiapkan dengan resolusi 20MP. Konfigurasi ini tergolong standar untuk segmen menengah premium. Meski demikian, sensor utama yang digunakan disebut memiliki performa cahaya yang baik. Untuk daya tahan, POCO menyematkan baterai berkapasitas besar 8.500mAh. Kapasitas ini tergolong sangat besar untuk smartphone modern. Dukungan fast charging 100W turut disematkan untuk memangkas waktu pengisian daya. Dengan kombinasi baterai jumbo dan pengisian cepat, perangkat ini ditujukan untuk penggunaan intensif. Baik untuk gaming, multimedia, maupun aktivitas harian. POCO tampaknya ingin menjadikan X8 Pro Max sebagai perangkat dengan daya tahan unggulan.
POCO X8 Pro Hadir Lebih Ringkas dengan Dimensity 8500 Ultra
Sementara itu, POCO X8 Pro hadir sebagai varian yang lebih ringkas. Perangkat ini disebut akan menggunakan SoC Dimensity 8500 Ultra. Chipset tersebut diposisikan satu tingkat di bawah varian Max. Dari sisi layar, POCO X8 Pro mengusung panel OLED 6,59 inci. Resolusi dan refresh rate tetap sama, yakni 1.5K dan 120Hz. Tingkat kecerahan serta PWM Dimming juga diklaim setara dengan varian Max. Di sektor kamera, POCO X8 Pro menggunakan sensor utama 50MP Sony IMX882. Kamera tersebut dipadukan dengan ultrawide 8MP dan kamera depan 20MP. Kapasitas baterainya lebih kecil, yaitu 6.500mAh. Meski begitu, perangkat ini tetap mendukung fast charging 100W. Dengan ukuran lebih ringkas, POCO X8 Pro ditujukan bagi pengguna yang menginginkan keseimbangan performa dan kenyamanan genggaman.
“Baca Juga: Mantan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Dihukum Seumur Hidup”
Fitur Tambahan, Sertifikasi, dan Perbedaan Konektivitas
Kedua perangkat ini disebut sudah mengantongi sertifikasi IP69K. Sertifikasi tersebut menandakan ketahanan terhadap debu dan semprotan air bertekanan tinggi. Fitur tambahan lain yang disematkan mencakup NFC, IR blaster, serta Bluetooth 5.4. Sistem operasi yang dijalankan adalah Android 16 berbasis HyperOS 3. Perbedaan utama antara kedua varian juga terlihat pada sektor konektivitas dan sensor. POCO X8 Pro Max disebut mendukung Wi-Fi 7 serta sensor sidik jari ultrasonik. Sementara itu, POCO X8 Pro masih menggunakan Wi-Fi 6 dan sensor sidik jari optik di layar. Dengan perbedaan tersebut, POCO memberikan segmentasi yang jelas di dalam satu seri. Meski belum diumumkan secara resmi, bocoran spesifikasi ini memberi gambaran arah strategi POCO. X8 Series tampaknya akan menjadi salah satu penawaran terkuat di kelas menengah tahun ini.




Leave a Reply