ARC Raiders Ganti Expedition, Tuai Reaksi Beragam

ARC Raiders Ganti Expedition, Tuai Reaksi Beragam

Reality Magazines  Embark Studios membawa perubahan besar pada sistem Expedition di ARC Raiders. Pembaruan itu mulai berlaku pada Expedition berikutnya sejak 28 April. Namun perubahan tersebut langsung memicu pro dan kontra di kalangan komunitas pemain.

Sebelumnya, pemain memperoleh bonus skill points berdasarkan nilai stash yang berhasil dikumpulkan. Sistem lama memberi ruang bagi pemain untuk mengatur strategi sepanjang musim permainan. Kini mekanik itu dihapus sepenuhnya dan diganti sistem berbasis jumlah damage.

“Baca Juga: Iran Ulangi Serangan ke Kapal Kargo di Hormuz”

Artinya, pemain harus menghasilkan damage sebanyak mungkin dalam periode tertentu. Damage bisa diperoleh saat melawan musuh ARC maupun pemain lain. Perubahan ini dinilai mengubah arah kompetisi secara signifikan.

Banyak pemain menyambut pembaruan ini dengan rasa penasaran. Namun sebagian lainnya menilai sistem baru terlalu menekan pemain kasual. Perdebatan pun berkembang di forum komunitas dan media sosial.

Sistem Lama Dihapus Setelah Digunakan Sejak Tahun Lalu

Sistem Expedition sebelumnya telah digunakan sejak Expedition pertama pada tahun lalu. Dalam sistem itu, pemain mengandalkan hasil loot dan resource untuk meningkatkan nilai stash. Semakin tinggi nilai stash, semakin besar peluang mendapat bonus skill points.

Model lama dianggap memberi fleksibilitas waktu. Pemain bisa mengumpulkan resource sedikit demi sedikit selama dua bulan. Mereka tidak harus bermain setiap hari untuk tetap bersaing.

Bagi pemain dengan jadwal padat, sistem tersebut cukup ramah. Mereka masih dapat berpartisipasi saat memiliki waktu luang. Karena itu, penghapusan sistem lama mengejutkan sebagian komunitas.

Perubahan drastis seperti ini biasanya berisiko memecah opini pemain. Sebab banyak pemain telah membangun strategi berdasarkan aturan sebelumnya. Saat sistem diubah total, pola permainan juga ikut berubah.

Pemain Kini Hanya Punya Lima Hari Kejar Target

Dalam sistem baru, pemain hanya memiliki jendela waktu lima hari. Periode itu berlangsung dari Selasa hingga Minggu. Selama waktu tersebut, pemain harus mengumpulkan damage sebanyak mungkin.

Target damage menjadi syarat untuk memperoleh hingga lima bonus skill points. Dengan durasi singkat, intensitas permainan diperkirakan meningkat tajam. Pemain akan terdorong bermain lebih sering dalam waktu terbatas.

Kritik utama muncul dari pemangkasan waktu yang sangat drastis. Dari sebelumnya sekitar dua bulan, kini target harus diselesaikan dalam hitungan hari. Banyak pemain menilai ritme ini terlalu berat.

Pemain yang hanya aktif saat akhir pekan merasa paling dirugikan. Mereka berpotensi tertinggal dari pemain harian yang bisa bermain sejak Selasa. Ketimpangan waktu bermain menjadi isu utama dalam diskusi komunitas.

Fokus Damage Dinilai Dorong Gaya Bermain Lebih Agresif

Sistem berbasis damage juga diperkirakan mengubah dinamika gameplay. Pemain kini terdorong mencari pertarungan demi meningkatkan angka damage. Hal itu dapat membuat permainan terasa lebih agresif.

Damage bisa didapat dari musuh ARC maupun pemain lain. Karena itu, peluang peningkatan aktivitas PVP diperkirakan semakin besar. Situasi ini memunculkan kekhawatiran di kalangan pemain yang lebih menyukai PVE.

Komunitas ARC Raiders memang masih terbagi antara dua preferensi utama. Sebagian menikmati eksplorasi dan pertempuran melawan AI. Sebagian lain lebih menyukai persaingan langsung antar pemain.

Jika sistem baru terlalu menguntungkan gaya bermain agresif, keseimbangan komunitas bisa terganggu. Pemain PVE mungkin merasa tersisih dari mode Expedition. Ini menjadi tantangan penting bagi pengembang.

“Baca Juga: Motorola Edge 70 Pro Hadir, Tiga Kamera 50MP”

Embark Ingin Variasi, Tetapi Risiko Tetap Ada

Embark Studios menjelaskan alasan di balik perubahan ini. Mereka ingin mendorong variasi gaya bermain di dalam Expedition. Studio juga ingin mengurangi kebiasaan pemain menimbun gear terbaik sepanjang season.

Menurut pengembang, sebagian pemain hanya menyimpan perlengkapan terbaik lalu memakai gear gratis sehari-hari. Dengan sistem baru, pemain didorong memakai perlengkapan terbaik saat Expedition berlangsung. Hal itu diharapkan menciptakan pertandingan lebih menarik.

Konsekuensinya, pemain kemungkinan lebih sering bertemu lawan dengan gear kuat. Bagi sebagian orang, kondisi ini terasa seru dan menantang. Namun bagi pemain lain, pengalaman itu bisa terasa brutal.

Perubahan besar ini membuat Expedition ARC Raiders terasa jauh lebih kompetitif. Meski begitu, risiko kehilangan minat dari pemain kasual tetap nyata. Respons komunitas dalam beberapa minggu ke depan akan sangat menentukan keberhasilan sistem baru ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *