Rusia Blokir Roblox karena Konten Negatif bagi Anak

Rusia Blokir Roblox karena Konten Negatif bagi Anak

Reality Magazines  Pada Rabu, 3 Desember 2025, pemerintah Rusia memblokir akses ke platform game populer asal Amerika Serikat, Roblox. Langkah ini diambil menyusul tuduhan regulator komunikasi Rusia, Roskomnadzor, bahwa game tersebut mengandung konten yang membahayakan anak-anak. Pemblokiran ini menandai tindakan tegas Moskow dalam membatasi akses anak-anak terhadap konten daring yang dianggap tidak pantas.

“Baca Juga: Meta Tutup Akun Anak di Bawah 16 Tahun di Australia”

Tuduhan Eksploitasi Anak dalam Game

Roskomnadzor menuduh Roblox memuat materi yang dapat berdampak negatif pada perkembangan spiritual dan moral anak-anak. Otoritas Rusia menyatakan anak-anak yang bermain Roblox rentan menjadi korban kejahatan seksual, termasuk pelecehan dan manipulasi untuk menyerahkan foto intim. “Anak-anak dalam permainan tersebut menjadi sasaran pelecehan seksual, diperdaya untuk menyerahkan foto-foto intim. Dan dipaksa melakukan tindakan bejat serta kekerasan,” ungkap pernyataan resmi seperti dikutip AFP.

Tuduhan Konten Ekstremis dan Propaganda

Selain isu eksploitasi anak, Moskow menuding Roblox mendistribusikan materi ekstremis dan mempromosikan “propaganda LGBT.” Roskomnadzor menegaskan langkah pemblokiran ini bertujuan melindungi anak-anak dari pengaruh ideologi dan konten yang dianggap merusak moral mereka. Rusia sebelumnya telah menargetkan sejumlah platform global yang dinilai mengandung konten sensitif serupa. Termasuk media sosial dan aplikasi game daring lainnya.

Respons Roblox Corporation

Menanggapi pemblokiran tersebut, Roblox Corporation menegaskan komitmennya terhadap keselamatan pengguna. Dalam pernyataan resmi yang dikirim ke Reuters, juru bicara perusahaan menyatakan bahwa Roblox menghormati hukum dan peraturan di setiap negara tempat beroperasi. “Kami percaya Roblox menyediakan ruang positif untuk belajar, berkreasi, dan hubungan yang bermakna bagi semua orang,” ujarnya. Perusahaan juga menyatakan akan terus berupaya meningkatkan pengawasan konten dan fitur keamanan bagi anak-anak.

“Baca Juga: Crucial Setop Produksi RAM dan SSD Setelah Keputusan Micron”

Dampak dan Konteks Lebih Luas

Pemblokiran Roblox di Rusia menambah daftar platform digital yang dibatasi aksesnya di negara tersebut, termasuk media sosial dan aplikasi pesan instan. Kebijakan ini sejalan dengan upaya pemerintah Moskow untuk mendorong penggunaan layanan lokal yang lebih mudah diawasi, seperti aplikasi super nasional MAX. Sementara itu, para kritikus menilai langkah ini dapat membatasi kebebasan digital dan menghambat akses anak-anak ke konten edukatif serta platform kreatif global. Roblox sendiri masih menjadi salah satu platform game yang paling populer secara internasional, dengan basis pengguna anak-anak dan remaja yang besar, sehingga pemblokiran ini diprediksi berdampak signifikan terhadap jutaan pemain di Rusia.

Pemblokiran ini menunjukkan ketegangan yang terus meningkat antara regulator nasional dan platform digital global. Ke depan, bagaimana Roblox menyesuaikan kebijakan keamanan dan interaksi pengguna di Rusia akan menjadi kunci dalam memulihkan akses di pasar tersebut, sekaligus mempertahankan citra perusahaan sebagai platform aman untuk anak-anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *